• Profil

    Pesantren Terpadu Daru Ulil Albab

  • Sholawat Ulul Albab

    Untuk Ahli Fikir, Ahli Dzikir dan Ahli Wirid(Istiqomah)

  • Mars Ulul Albab

    Mars Ulul Albab

  • Mujahadah

    Jadwal Mujahadah

  • Minggu, 27 April 2014

    Walaupun Kegiatan Peduli Kelud sudah usai, namun tidak ada salahnya kami menampilkan liputan khusus kegiatan tersebut, hal ini dalam rangka untuk memotivasi diri kita dan kaum muslim pada umumnya, semoga liputan ini bermanfaat bagi kita semua (amiin)

    SERI 1 :



    SERI 2 :

     
     
      SERI 3 :
     

    Liputan Peduli Kelud Puncu Kediri

    Posted at  09.22  |  in  ulul albab  |  Read More»

    Walaupun Kegiatan Peduli Kelud sudah usai, namun tidak ada salahnya kami menampilkan liputan khusus kegiatan tersebut, hal ini dalam rangka untuk memotivasi diri kita dan kaum muslim pada umumnya, semoga liputan ini bermanfaat bagi kita semua (amiin)

    SERI 1 :



    SERI 2 :

     
     
      SERI 3 :
     

    Minggu, 16 Maret 2014


    8 Permata Diri Santri Ulul ALbab

    Posted at  16.55  |  in    |  Read More»


    Senin, 03 Maret 2014

    MARGOMULYO-PUNCU-KEDIRI, Pada tanggal 22 Februari 2014 Pesantren Terpadu Daru Ulil Albab - Nganjuk- Indonesia melaksanakan program PEDULI MUSIBAH BENCANA KELUD, program ini di sentralkan di Masjid Nurussalam Dsn Margomulyo, Desa. Puncu, Kec. Puncu, Kab. Kediri, dengan membuat posko bersama dengan Yayasan Mili Sentosa Kediri.
    Dalam program ini kita berkonsentrasi pada rehabilitasi sarana umum terutama tempat peribadatan dan tempat pendidikan swasta yang belum tersentuh oleh pihak lain. Program ini merehabilitasi tempat ibadah sampai bisa digunakan sebagaimana mestinya.
    Selain itu kita juga memberikan bantuan berupa sembako untuk warga sekitar lokasi, karena pada saat itu mereka baru pulang dari tempat pengungsian sehingga sangat membutuhkan uluran tangan kita.bantuan berdatangan dari berbagai instansi dan organisasi yang peduli terhadap bencana ini, kami dari tim berkonsentrasi penuh dalam rehabilitasi MASJID NURUSSALAM Margomulyo, Puncu selama 9 hari sehingga masjid bisa digunakan sebagaimana sebelumnya.
    Pada hari ke 9 tepatnya hari ahad tanggl 2 Maret 2014 kita mengadakan lagi BAKTI SOSIAL dengan melibatkan santri - siswa SMP, SMK dan MA Bilingual Ulul Albab, sekaligus penutupan program ini secara resmi, dengan membagikan SEMBAKO kepada warga sekitar sejumlah 600 paket, selain itu tim juga merehab total kediaman bapak Santoso yang terkena dampak parah musibah ini, sampai bisa dipakai secara layak.
    Semoga program ini bisa meringankan beban saudara-saudara kita, sehingga mereka akan segera pulih dari keadaan ini dan meanjutkan kehidupan secara normal.
    Secara umum warga sekitar sangat berterimakasih kepada tim kami karena telah membantu mereka untuk memperbaiki Masjid Nurussalam, Margomulyo. Selain itu kita juga membantu dalam hal pembelian material kepada Masjid Al Huda , di Desa Kebonrejo- Kec. Kepung untuk rehabilitasi masjid tersebut.

    PEDULI MUSIBAH BENCANA KELUD

    Posted at  06.57  |  in  ulul albab  |  Read More»

    MARGOMULYO-PUNCU-KEDIRI, Pada tanggal 22 Februari 2014 Pesantren Terpadu Daru Ulil Albab - Nganjuk- Indonesia melaksanakan program PEDULI MUSIBAH BENCANA KELUD, program ini di sentralkan di Masjid Nurussalam Dsn Margomulyo, Desa. Puncu, Kec. Puncu, Kab. Kediri, dengan membuat posko bersama dengan Yayasan Mili Sentosa Kediri.
    Dalam program ini kita berkonsentrasi pada rehabilitasi sarana umum terutama tempat peribadatan dan tempat pendidikan swasta yang belum tersentuh oleh pihak lain. Program ini merehabilitasi tempat ibadah sampai bisa digunakan sebagaimana mestinya.
    Selain itu kita juga memberikan bantuan berupa sembako untuk warga sekitar lokasi, karena pada saat itu mereka baru pulang dari tempat pengungsian sehingga sangat membutuhkan uluran tangan kita.bantuan berdatangan dari berbagai instansi dan organisasi yang peduli terhadap bencana ini, kami dari tim berkonsentrasi penuh dalam rehabilitasi MASJID NURUSSALAM Margomulyo, Puncu selama 9 hari sehingga masjid bisa digunakan sebagaimana sebelumnya.
    Pada hari ke 9 tepatnya hari ahad tanggl 2 Maret 2014 kita mengadakan lagi BAKTI SOSIAL dengan melibatkan santri - siswa SMP, SMK dan MA Bilingual Ulul Albab, sekaligus penutupan program ini secara resmi, dengan membagikan SEMBAKO kepada warga sekitar sejumlah 600 paket, selain itu tim juga merehab total kediaman bapak Santoso yang terkena dampak parah musibah ini, sampai bisa dipakai secara layak.
    Semoga program ini bisa meringankan beban saudara-saudara kita, sehingga mereka akan segera pulih dari keadaan ini dan meanjutkan kehidupan secara normal.
    Secara umum warga sekitar sangat berterimakasih kepada tim kami karena telah membantu mereka untuk memperbaiki Masjid Nurussalam, Margomulyo. Selain itu kita juga membantu dalam hal pembelian material kepada Masjid Al Huda , di Desa Kebonrejo- Kec. Kepung untuk rehabilitasi masjid tersebut.

    Sabtu, 08 Februari 2014

    Mujahadah adalah bentuk ritual yang dilaksanakan oleh Pesantren Terpadu Daru Ulil Albab dalam rangka Taqorrub ilallah atau mendekatkan diri kepada ALLAH SWT dengan melakukan sholat wajib dan sunnah, melaksanakan dzikir dan istighosah serta kajian kitab yang dilakukan bersama-sama dengan harapan semoga apa yang menjadi hajat segera dapat terwujud, juga sebagai sarana pembiasaan diri dalam hal beribadah kepada ALLAH SWT dalam kehidupan sehari-hari.
    Mujahadah di Pesantren Terpadu Daru Ulil Albab di bagi beberapa waktu ;
    1. Mingguan : dilaksanakan setiap hari kamis mulai jam 14.30 WIB sampai Maghrib
    2. Bulanan    : 1. Mujahadah Delapanan ; Mujahadah ini dimaksudkan untuk membangun spirit di Pesantren Terpadu Daru Ulil Albab yang diikuti seluruh keluarga besar YPP Daru Ulil Albab. pada awalnya mujahadah ini dilaksanakan setiap tanggal delapan mulai sholat jamaah maghrib sampai sholat jamaah isya', namun seiring berjalannya waktu mujahadah ini di sesuaikan waktunya menjadi setiap tanggal delapan mulai jamaah Dzuhur sampai jam 14.00 WIB.
    2. Mujahadah Minggu akhir;Dilaksanakan setiap minggu terkahir pada setiap bulannya, mulai jam 14.30 sd 19.00 WIB yang diikuti oleh jamaah Khususiyah dari berbagai daerah, yang merupakan salik dan belajar untuk mendekatkan diri pada ALLAH SWT melalui metode Dzikir


    Mujahadah Pesantren Terpadu Daru Ulil Albab

    Posted at  18.02  |  in  Mujahadah Mingguan  |  Read More»

    Mujahadah adalah bentuk ritual yang dilaksanakan oleh Pesantren Terpadu Daru Ulil Albab dalam rangka Taqorrub ilallah atau mendekatkan diri kepada ALLAH SWT dengan melakukan sholat wajib dan sunnah, melaksanakan dzikir dan istighosah serta kajian kitab yang dilakukan bersama-sama dengan harapan semoga apa yang menjadi hajat segera dapat terwujud, juga sebagai sarana pembiasaan diri dalam hal beribadah kepada ALLAH SWT dalam kehidupan sehari-hari.
    Mujahadah di Pesantren Terpadu Daru Ulil Albab di bagi beberapa waktu ;
    1. Mingguan : dilaksanakan setiap hari kamis mulai jam 14.30 WIB sampai Maghrib
    2. Bulanan    : 1. Mujahadah Delapanan ; Mujahadah ini dimaksudkan untuk membangun spirit di Pesantren Terpadu Daru Ulil Albab yang diikuti seluruh keluarga besar YPP Daru Ulil Albab. pada awalnya mujahadah ini dilaksanakan setiap tanggal delapan mulai sholat jamaah maghrib sampai sholat jamaah isya', namun seiring berjalannya waktu mujahadah ini di sesuaikan waktunya menjadi setiap tanggal delapan mulai jamaah Dzuhur sampai jam 14.00 WIB.
    2. Mujahadah Minggu akhir;Dilaksanakan setiap minggu terkahir pada setiap bulannya, mulai jam 14.30 sd 19.00 WIB yang diikuti oleh jamaah Khususiyah dari berbagai daerah, yang merupakan salik dan belajar untuk mendekatkan diri pada ALLAH SWT melalui metode Dzikir


    Senin, 03 Februari 2014

    Merujuk pada Al Qur'an Surat Al Muzammil ayat 2 sd 4 :

    Artinya :Bangunlah (untuk sembahyang) di malam hari, kecuali sedikit (daripadanya),(yaitu) seperduanya atau kurangilah dari seperdua itu sedikit,atau lebih dari seperdua itu. Dan bacalah Al Qur'an itu dengan perlahan-lahan.

    dan sunnah para rasul, pemanfaatan waktu malam kurang lebih sebagai berikut :
    1. Jam 18.00 sd 21.30 untuk kegiatan sosial sesuai profesi masing-masing.
    2. Jam 21.30 sd 02.30 untuk diri dan istri
    3. Jam 02.30 sd 05.30 untuk minajat, doa dan ilmu
    4. Jam 05.30 sd 06.30 untuk gerak badan, bersih diri dan lingkungan.
    Demikian ringkasan pemanfaatan waktu malam sesuai dengan Al Quran dan sunnah para rasul, semoga bermanfaat bagi kita semua (amiin)

    Ulul Albab - Pemanfaatan Waktu Malam

    Posted at  10.49  |  in  ulul albab  |  Read More»

    Merujuk pada Al Qur'an Surat Al Muzammil ayat 2 sd 4 :

    Artinya :Bangunlah (untuk sembahyang) di malam hari, kecuali sedikit (daripadanya),(yaitu) seperduanya atau kurangilah dari seperdua itu sedikit,atau lebih dari seperdua itu. Dan bacalah Al Qur'an itu dengan perlahan-lahan.

    dan sunnah para rasul, pemanfaatan waktu malam kurang lebih sebagai berikut :
    1. Jam 18.00 sd 21.30 untuk kegiatan sosial sesuai profesi masing-masing.
    2. Jam 21.30 sd 02.30 untuk diri dan istri
    3. Jam 02.30 sd 05.30 untuk minajat, doa dan ilmu
    4. Jam 05.30 sd 06.30 untuk gerak badan, bersih diri dan lingkungan.
    Demikian ringkasan pemanfaatan waktu malam sesuai dengan Al Quran dan sunnah para rasul, semoga bermanfaat bagi kita semua (amiin)

    Seluruh kehidupan di Pesantren Terpadu Daru Ulil Albab didasarkan pada nilai-nilai diri pada setiap santri yang dapat disimpulkan dalam 8 Permata Diri Santri Ulul Albab.

    8 Permata Santri Ulul Albab adalah nilai-nilai yang menjadi dasar kehidupan Santri Ulul Albab :

    1. Gemar Berdzikir
    2. Rajin Belajar
    3. Aktif Kegiatan Sosial
    4. Pandai Bergaul
    5. Ikhlas dalam Berjuang dan Berderma
    6. Yakin dan Mengamalkan Firman-Firman Allah WT
    7. Amanah dalam melaksanakan tugas
    8. Kreatif dan Inovatif.

    Semua santri wajib berusaha mengaplikasikan 8 permata santri tersebut, baik didalam pesantren atau sesudah berbaur di masyarkat yang sesungguhnya.
    Untuk mempermudah ingatan kita tentan 8 permata santri tersebut bisa kita singkat menjadi GRAPIYAK (istilah jawa) yang berrti Supel atau fleksibel.

    8 Permata Diri Santri Ulul Albab

    Posted at  09.42  |  in  ulul albab  |  Read More»

    Seluruh kehidupan di Pesantren Terpadu Daru Ulil Albab didasarkan pada nilai-nilai diri pada setiap santri yang dapat disimpulkan dalam 8 Permata Diri Santri Ulul Albab.

    8 Permata Santri Ulul Albab adalah nilai-nilai yang menjadi dasar kehidupan Santri Ulul Albab :

    1. Gemar Berdzikir
    2. Rajin Belajar
    3. Aktif Kegiatan Sosial
    4. Pandai Bergaul
    5. Ikhlas dalam Berjuang dan Berderma
    6. Yakin dan Mengamalkan Firman-Firman Allah WT
    7. Amanah dalam melaksanakan tugas
    8. Kreatif dan Inovatif.

    Semua santri wajib berusaha mengaplikasikan 8 permata santri tersebut, baik didalam pesantren atau sesudah berbaur di masyarkat yang sesungguhnya.
    Untuk mempermudah ingatan kita tentan 8 permata santri tersebut bisa kita singkat menjadi GRAPIYAK (istilah jawa) yang berrti Supel atau fleksibel.

    Minggu, 15 Desember 2013

    Ulul albab adalah orang yang mampu mengharmonisasikan kekuatan intelektual dan spiritualnya. ciri utama generasi Ulul Albab adalah generasi yang senantiasa mengingat Allah dalam setiap keadaan dan kesempatan dan dalam segala aktivitas

    Ulul-albab disebut 16 kali dalam Al-Qur’an. Menurut Al-Qur’an, ulul albab adalah kelompok manusia tertentu yang diberi keistimewaan oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala. Di antara keistimewaannya ialah mereka diberi hikmah, kebijaksanaan, dan pengetahuan, disamping pengetahuan yang diperoleh mereka secara empiris:“ Allah memberikan hikmah kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barang siapa yang diberi hikmah, sungguh telah diberi kebajikan yang banyak. Dan tak ada yang dapat mengambil pelajaran kecuali ulul-albab.” ( QS. Al Baqarah 2:269 )
    Orang yang pintar atau berpengetahuan adalah orang-orang yang:
    1. Bisa melihat alam dan berbagai fenomenanya untuk bekal kehidupannya. Dengannya ia mampu berfikir dan berdzikir untuk mengagungkan Allah,
    2. Orang yang hatinya senantiasa di isi dengan hal-hal yang mampu membuat ia takut kepada Allah,
    3. Orang yang lidahnya senantiasa basah dengan Istighfar kepada Allah, dan
    4. Orang yang mempunyai prinsip bahwa dunia ini adalah fana atau sementara dan pasti akan hancur adanya.

    Daru Ulil Albab - Ulul Albab dalam Islam

    Posted at  14.13  |  in    |  Read More»

    Ulul albab adalah orang yang mampu mengharmonisasikan kekuatan intelektual dan spiritualnya. ciri utama generasi Ulul Albab adalah generasi yang senantiasa mengingat Allah dalam setiap keadaan dan kesempatan dan dalam segala aktivitas

    Ulul-albab disebut 16 kali dalam Al-Qur’an. Menurut Al-Qur’an, ulul albab adalah kelompok manusia tertentu yang diberi keistimewaan oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala. Di antara keistimewaannya ialah mereka diberi hikmah, kebijaksanaan, dan pengetahuan, disamping pengetahuan yang diperoleh mereka secara empiris:“ Allah memberikan hikmah kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barang siapa yang diberi hikmah, sungguh telah diberi kebajikan yang banyak. Dan tak ada yang dapat mengambil pelajaran kecuali ulul-albab.” ( QS. Al Baqarah 2:269 )
    Orang yang pintar atau berpengetahuan adalah orang-orang yang:
    1. Bisa melihat alam dan berbagai fenomenanya untuk bekal kehidupannya. Dengannya ia mampu berfikir dan berdzikir untuk mengagungkan Allah,
    2. Orang yang hatinya senantiasa di isi dengan hal-hal yang mampu membuat ia takut kepada Allah,
    3. Orang yang lidahnya senantiasa basah dengan Istighfar kepada Allah, dan
    4. Orang yang mempunyai prinsip bahwa dunia ini adalah fana atau sementara dan pasti akan hancur adanya.

    Selasa, 10 Desember 2013

    Definisi Kata Ulil Albab

    Kata Ulil Albab dalam pengertian secara sederhana sering diartikan sebagai orang yang Berakal atau orang yang berfikir. Pengertian ini tidak salah kalau kita tinjau dari sudut istilah bahasa Indonesia. Akan tetapi, mungkin sudah waktunya kita memahami dan mendalami dengan lebih mendalam dan lebih spesifik lagi. Sehingga kita dapat merenungi secara seksama arti kata ulil albab. Sehingga setiap kita membaca ayat suci Al-Qur’an akan menjadi lebih menghayati lagi makna yang terkandung di dalam hati kita.Mari kita lihat beberapa surat di dalam Alqur'an yang mengandung kata Ulil Albab.
    إِنَّفِي خَلْقِالسَّمَاوَاتِوَالأَرْضِوَاخْتِلاَفِاللَّيْلِوَالنَّهَارِلآيَاتٍلِّأُوْلِيالألْبَابِ
    الَّذِينَيَذْكُرُونَاللّهَقِيَامًا وَقُعُودًاوَعَلَىَجُنُوبِهِمْوَيَتَفَكَّرُونَفِي خَلْقِالسَّمَاوَاتِوَالأَرْضِرَبَّنَامَاخَلَقْتَهَذا بَاطِلاًسُبْحَانَكَفَقِنَاعَذَابَالنَّارِ

    Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi Ulil Albab. (Yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka". (Ali Imran: 190-191)


    Dalam kitab-kitab terjemahan Al-Qur'an, kata Ulil Albab seringkali dimaknai dengan "orang-orang yang berakal atau berpikir", karena merujuk pada kalimat di dalam Surat Ali Imran ayat 191, "dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi". Kemudian banyak yang menafsirkan bahwa "orang-orang yang berpikir" tersebut adalah para cendekiawan adalah seorang pemikir atau seorang ilmuwan. Apakah setiap orang yang melakukan aktivitas berpikir seperti mereka otomatis termasuk di dalam golongan Ulil Albab?. Jawabannya adalah belum tentu, karena Dalam ayat diatas sudah dipaparkan dengan begitu jelas, bahwa definisi dari Ulil Albab adalah meliputi semua yang tertulis seperti berikut "(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi."

    Dalam uraian di atas dapat kita lihat bahwa sebelum melakukan aktivitas berpikir, seseorang akan dikatakan sebagai Ulil Albab jika ia telah mampu melaksanakan keiatan dzikir dalam artian selalu mengingat Allah dalam segala kondisi. Baik dalam keadaan berdiri, duduk, berbaring bahkan pada saat sedang berpikir, dirinya tidak pernah terlepas dari dzikir.

    Kita telah mengetahui dengan jelas bahwa manusia adalah makhluk paling sempurna karena dikaruniai oleh Allah berupa akal pikiran, punya nalar untuk menentukan mana yang salah dan mana yang benar, mana yang baik dan mana yang buruk. Tapi, jika kata ulil albab dipahami hanya sebagai ‘orang-orang yang berpikir’ seperti ayat di atas sangatlah tidak tepat, karena tidak semua orang dari kita yang berakal ini, mampu mengambil pelajaran dari kisah para nabi.

    Pada kisah Nabi Ibrahim, misalnya, bagaimana mungkin Beliau tega untuk membawa, dan kemudian meninggalkan istrinya Siti Hajar r.a. yang baru melahirkan Ismail as, dan Ismail as sendiri ketika itu masih seorang bayi merah, di tengah padang pasir mekkah yang tandus, tanpa bekal dan tanpa air, selama sebelas tahun lamanya? Sementara Nabi Ibrahim sendiri setelah itu justru pulang ke istrinya yang lain, Siti Sarah r.a., dan baru kembali menyusul mereka sebelas tahun kemudian. Tindakan beliau seakan-akan sangat tidak berperi kemanusiaan dan jelas melanggar HAM. Walaupun pada akhirnya, dalam kehausan yang amat sangat, Ismail kecil menendang-nendang pasir dan muncullah dari sana sumber air zamzam. Siti Hajar yang berlari bolak-balik ke sana kemari mencari air antara bukit Shafa dan Marwa, hingga sekarang diabadikan dalam salah satu ritual ibadah haji. Baru bertahun-tahun kemudian Ibrahim a.s datang kembali ke tempat itu, untuk membangun Ka’bah bersama Ismail dan Hajar. Berabad-abad kemudian, tempat itu menjadi sebuah kota bernama Mekkah.

    Berdasarkan keterangan diatas, jika kita manusia yang sudah memiliki akal, tapi masih bingung dengan takdir kita yang mungkin tidak menyenangkan, dengan musibah, dengan makna hidup, dengan perilaku para Nabi yang tidak sesuai dengan kehendak kita, bingung dengan kehidupan, bingung kenapa harus ada bencana, atau tidak mampu memahami ayat-ayat mutasyabihaat dalam Al-Qur’an, artinya kita memang berakal, tapi belum termasuk ke dalam golongan yang ulil albab.




    Arti Ulil Albab - Pengertian, Makna dan Konsep Ulil Albab

    Posted at  21.57  |  in  Artikel  |  Read More»

    Definisi Kata Ulil Albab

    Kata Ulil Albab dalam pengertian secara sederhana sering diartikan sebagai orang yang Berakal atau orang yang berfikir. Pengertian ini tidak salah kalau kita tinjau dari sudut istilah bahasa Indonesia. Akan tetapi, mungkin sudah waktunya kita memahami dan mendalami dengan lebih mendalam dan lebih spesifik lagi. Sehingga kita dapat merenungi secara seksama arti kata ulil albab. Sehingga setiap kita membaca ayat suci Al-Qur’an akan menjadi lebih menghayati lagi makna yang terkandung di dalam hati kita.Mari kita lihat beberapa surat di dalam Alqur'an yang mengandung kata Ulil Albab.
    إِنَّفِي خَلْقِالسَّمَاوَاتِوَالأَرْضِوَاخْتِلاَفِاللَّيْلِوَالنَّهَارِلآيَاتٍلِّأُوْلِيالألْبَابِ
    الَّذِينَيَذْكُرُونَاللّهَقِيَامًا وَقُعُودًاوَعَلَىَجُنُوبِهِمْوَيَتَفَكَّرُونَفِي خَلْقِالسَّمَاوَاتِوَالأَرْضِرَبَّنَامَاخَلَقْتَهَذا بَاطِلاًسُبْحَانَكَفَقِنَاعَذَابَالنَّارِ

    Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi Ulil Albab. (Yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka". (Ali Imran: 190-191)


    Dalam kitab-kitab terjemahan Al-Qur'an, kata Ulil Albab seringkali dimaknai dengan "orang-orang yang berakal atau berpikir", karena merujuk pada kalimat di dalam Surat Ali Imran ayat 191, "dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi". Kemudian banyak yang menafsirkan bahwa "orang-orang yang berpikir" tersebut adalah para cendekiawan adalah seorang pemikir atau seorang ilmuwan. Apakah setiap orang yang melakukan aktivitas berpikir seperti mereka otomatis termasuk di dalam golongan Ulil Albab?. Jawabannya adalah belum tentu, karena Dalam ayat diatas sudah dipaparkan dengan begitu jelas, bahwa definisi dari Ulil Albab adalah meliputi semua yang tertulis seperti berikut "(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi."

    Dalam uraian di atas dapat kita lihat bahwa sebelum melakukan aktivitas berpikir, seseorang akan dikatakan sebagai Ulil Albab jika ia telah mampu melaksanakan keiatan dzikir dalam artian selalu mengingat Allah dalam segala kondisi. Baik dalam keadaan berdiri, duduk, berbaring bahkan pada saat sedang berpikir, dirinya tidak pernah terlepas dari dzikir.

    Kita telah mengetahui dengan jelas bahwa manusia adalah makhluk paling sempurna karena dikaruniai oleh Allah berupa akal pikiran, punya nalar untuk menentukan mana yang salah dan mana yang benar, mana yang baik dan mana yang buruk. Tapi, jika kata ulil albab dipahami hanya sebagai ‘orang-orang yang berpikir’ seperti ayat di atas sangatlah tidak tepat, karena tidak semua orang dari kita yang berakal ini, mampu mengambil pelajaran dari kisah para nabi.

    Pada kisah Nabi Ibrahim, misalnya, bagaimana mungkin Beliau tega untuk membawa, dan kemudian meninggalkan istrinya Siti Hajar r.a. yang baru melahirkan Ismail as, dan Ismail as sendiri ketika itu masih seorang bayi merah, di tengah padang pasir mekkah yang tandus, tanpa bekal dan tanpa air, selama sebelas tahun lamanya? Sementara Nabi Ibrahim sendiri setelah itu justru pulang ke istrinya yang lain, Siti Sarah r.a., dan baru kembali menyusul mereka sebelas tahun kemudian. Tindakan beliau seakan-akan sangat tidak berperi kemanusiaan dan jelas melanggar HAM. Walaupun pada akhirnya, dalam kehausan yang amat sangat, Ismail kecil menendang-nendang pasir dan muncullah dari sana sumber air zamzam. Siti Hajar yang berlari bolak-balik ke sana kemari mencari air antara bukit Shafa dan Marwa, hingga sekarang diabadikan dalam salah satu ritual ibadah haji. Baru bertahun-tahun kemudian Ibrahim a.s datang kembali ke tempat itu, untuk membangun Ka’bah bersama Ismail dan Hajar. Berabad-abad kemudian, tempat itu menjadi sebuah kota bernama Mekkah.

    Berdasarkan keterangan diatas, jika kita manusia yang sudah memiliki akal, tapi masih bingung dengan takdir kita yang mungkin tidak menyenangkan, dengan musibah, dengan makna hidup, dengan perilaku para Nabi yang tidak sesuai dengan kehendak kita, bingung dengan kehidupan, bingung kenapa harus ada bencana, atau tidak mampu memahami ayat-ayat mutasyabihaat dalam Al-Qur’an, artinya kita memang berakal, tapi belum termasuk ke dalam golongan yang ulil albab.




    Kamis, 05 Desember 2013

    Video Tafsir Jalalain Surat Az Zukhruf

    Posted at  10.26  |  in  Video tafsir Jalalain  |  Read More»

    Sabtu, 30 November 2013


    Poster Sholawat Ulul Albab

    Posted at  07.28  |  in  Sholawat Ulul Albab  |  Read More»


    Jumat, 22 November 2013

    Menyambut Tahun Tarbiyah 2014 -2015 , Pesantren Terpadu daru Ulil Albab Membuka pendaftaran Santri - Siswa Baru, untuk pendidikan formal SMP Islam Berbasis Pesantren , SMK Islam ( Jurusan: Perbankkan, Teknik Komputer Jaringan dan Multimedia) dan MA Bilingual Ulul Albab yang mulai dbuka pada tanggal 01 Januari 2014.
    Hal ini dimaksudkan untuk mempercepat proses Rekrutment Santri, sehingga program kerja yang kami selenggarakan akan maksimal.
    Adapun informasi pendaftaran adalah sebagaimana terlampir :


    Informasi Pendaftaran Santri Tahun Tarbiyah 2014-2015

    Posted at  08.40  |  in  ulul albab  |  Read More»

    Menyambut Tahun Tarbiyah 2014 -2015 , Pesantren Terpadu daru Ulil Albab Membuka pendaftaran Santri - Siswa Baru, untuk pendidikan formal SMP Islam Berbasis Pesantren , SMK Islam ( Jurusan: Perbankkan, Teknik Komputer Jaringan dan Multimedia) dan MA Bilingual Ulul Albab yang mulai dbuka pada tanggal 01 Januari 2014.
    Hal ini dimaksudkan untuk mempercepat proses Rekrutment Santri, sehingga program kerja yang kami selenggarakan akan maksimal.
    Adapun informasi pendaftaran adalah sebagaimana terlampir :


    Tentang Kami-Pendaftaran-Contact
    Copyright © 2013 DARU ULIL ALBAB. Blogger Template by BloggerTheme9
    Proudly Powered by Blogger.
    back to top