Home / Tentang Kami / Profil

Profil

Mengenal Pesantren Terpadu Daru Ulil Albab: lembaga pendidikan terpadu yang mendidik calon pemimpin berjiwa entrepreneur dan berakhlak Qur’ani.

Tentang Pester DUA

Lembaga pendidikan terpadu, lengkap dan berkualitas

Pesantren Terpadu Daru Ulil Albab Kelutan didirikan oleh seorang kyai yang doktor di bidang tasawuf dan kerohanian Islam, bersama para tokoh masyarakat desa Kelutan, Nganjuk.

Santri dididik dengan prinsip The Prophetic Entrepreneur Education, yaitu pendidikan kewirausahaan kerasulan, agar terbentuk pribadi pemimpin yang berjiwa entrepreneur atau entrepreneur yang berjiwa pemimpin.

Di dalamnya ada unit pendidikan formal dan non formal, mulai dari pengajian kitab kuning, keterampilan wirausaha, kepemimpinan, olahraga dan seni, semuanya dalam satu sistem manajerial dan satu lokasi.

Tiga santri Pester DUA: membawa kitab, membaca Al-Qur’an dan berlatih memanah

Keunggulan
dan keunikan

Akhlak Qur’ani yang meneladani empat sifat Rasulullah Saw. menjadi dasar pendidikan di Pester DUA.

  1. 01

    Shidiq

    Jujur dalam ucapan, sikap dan tindakan.

  2. 02

    Amanah

    Profesional dan bertanggung jawab atas tugas yang dipercayakan.

  3. 03

    Tabligh

    Adaptif dan komunikatif dalam menyampaikan kebaikan.

  4. 04

    Fathonah

    Kreatif dan inovatif dalam menjawab tantangan zaman.

Dr. KH. Kharisuddin Aqib, M.Ag.

Pendiri dan pengasuh

Pengasuh

Dr. KH. Kharisuddin Aqib, M.Ag.

Pendiri sekaligus pengasuh Pesantren Terpadu Daru Ulil Albab. Beliau adalah doktor di bidang tasawuf atau akhlak dan kerohanian Islam, serta dosen Pascasarjana UIN Sunan Ampel Surabaya.

Pernah menjadi Direktur Pascasarjana IAI Tribakti Lirboyo Kediri (2003–2009) dan Dekan Fakultas Adab IAIN Sunan Ampel (2009–2014).

Beliau menggagas kurikulum Prophetic Entrepreneur Education: membentuk pemimpin yang berjiwa entrepreneur, berakhlak Qur’ani, dan meneladani Rasulullah Saw.

Sejarah
singkat

Perjalanan Pester DUA dari kegiatan keluarga hingga menjadi pesantren terpadu.

  1. Awal

    Berawal dari kegiatan keluarga

    Cikal bakal pesantren bermula dari kegiatan yang bersifat pribadi dan kekeluargaan di bawah naungan Yayasan Solidaritas Bani Umar Murtojo (YASOBUR).

  2. 8 Agt 2005

    Menjadi pesantren yang terbuka

    Kegiatan itu dikembangkan menjadi pesantren terbuka di bawah Yayasan Pondok Pesantren Daru Ulil Albab, yang didirikan oleh empat tokoh masyarakat dari desa Kelutan dan Juwet, salah satunya Dr. KH. Kharisuddin Aqib, M.Ag. Beliau memimpin yayasan pada periode pertama (2005–2010) dan hingga kini menjadi pengasuh pesantren.

  3. 2011

    Pengesahan badan hukum yayasan

    Yayasan memperoleh pengesahan dari Kementerian Hukum dan HAM pada 21 Juni 2011, setelah akta pendirian disempurnakan pada tahun 2010.

  4. Nov 2019

    Menjadi tuan rumah pelatihan kader

    Pesantren Terpadu Daru Ulil Albab Kelutan menjadi tempat Madrasah Kader Nahdlatul Ulama (MKNU) yang diselenggarakan PW ISNU Jawa Timur, diikuti peserta dari eks Karesidenan Kediri dan Madiun.

  5. Jan 2020

    Wajah baru, semangat baru

    Re-branding Ulul Albab disempurnakan dengan pelantikan tiga Asisten Direktur YPP DUA masa khidmah 2020–2024 pada upacara Senin, 13 Januari 2020, dan penegasan kurikulum Prophetic Entrepreneur Education.

Menjaga tradisi lama yang masih relevan dan melakukan inovasi yang lebih relevan.

Lihat kurikulum↗

Satuan lembaga
dalam Pester DUA

Empat jenjang pendidikan formal, ditambah Yayasan Pesantren Terpadu, Ulul Albab Daycare, KBIH Ulul Albab, Madrasah Diniyah (MADIN), TPQ Daru Ulil Albab, UPZIS Daru Ulil Albab, Gerakan Wakaf Ulul Albab.

Lokasi

Sejuk di tepian sungai Brantas

Letaknya tidak terlalu dekat dengan jalan raya tetapi mudah dijangkau dari berbagai arah, di daerah tepian sungai Brantas yang sejuk, udaranya bersih dari polusi dan pencemaran — sangat kondusif untuk pusat pendidikan pesantren.

Daftar sekarang↗